Desain eksterior merupakan semua bagian dari bangunan yang berbatasan dengan lingkungan sekitar seperti jalan ataupun bangunan tetangga, karena itu ia menjadi aspek penting untuk menciptakan atmosfer dan indentitas sesuai yang Anda inginkan. Seperti desain eksterior lebih tertutup dan privat jika Anda tinggal di lingkungan yang padat dan ramai, ataupun sebaliknya, desain eksterior lebih terbuka untuk Anda yang ingin menciptakan interaksi positif bagi komunitas tempat Anda tinggal dan bekerja. Desain eksterior tidak dapat dipisahkan dari ruang-ruang dalam, karena memiliki pengaruh langsung terhadap interior Anda. Seperti misalnya penghawaan ruang tamu Anda yang dipengaruhi dengan jumlah jendela dan ukuran ventilasi Anda.

 

Gaya arsitektur yang termanivestasi dalam bangunan-banguan di Indonesia cukup beragam. Kesemuanya memiliki ciri khas masing-masing.

 

  1. Arsitektur Mediteranian

Ekseterior pada bangunan bergaya arsitektur mediteranian umunya dinamis. Tata letak masa bangunan yang menyebar pada rumah dengan lahan yang luas, meskipun ada juga rumah bergaya mediteranian dengan komposisi bentuk yang kompak, untuk rumah pada lahan yang lebih terbatas. Balkon-balkon yang menonjol keluar fasad/muka bangunan tanpa atap dan railing balkon, dan jendela memiliki ukuran lebih kecil dan sedikit, juga merupakan ciri khas arsitektur mediteranian.

Interior berdimensi lebih fungsional, bagian langit-langit umumnya langsung mengekspos struktur atap dan tidak terlalu tinggi. Untuk bangunan bertingkat langit-langit memperlihatkan langsung struktur lantai. Tapi di Indonesia umumnya masih menggunakan plafond, baik pada bangunan satu lantai maupun rumah bertingkat. Hal ini dkarenakan presepsi sebagian besar orang Indonesia yang menganggap sebuah rumah  belum lengkap jika tidak memiliki plafond.

  1. Arsitektur Country

Rumah dengan gaya arsitektur country adalah gaya arsitektur yang merefleksikan rumah-rumah di pedasaan yang dekat dengan alam, dan memberikan peran pada alam dalam hal sirkulasi udara tata cahaya dan bahan bakunya. Rumah dengan gaya arsitektur country sangat tepat untuk mendapatkan kenyamanan, lebih dekat dengan alam. Rumah dengan gaya arsitektur country semakin sempurna jika ditunjang dengan lansekap yang luas dan asri. Gaya arsitektur country ini juga disesuaikan dengan iklim lokasi rumah, yang kita bahas disini adalah rumah arsitektur country di daerah tropis khususnya Indonesia.

 

  1. Arsitektur Modern

Eksterior rumah dengan gaya arsitektur modern didominasi dengan jendela yang berukuran lebar dan atau tinggi, lis plang beton memanjang dan kanopi yang menjorok ke depan. Dengan kolom yang sederhana atau bahkan tanpa kolom. Bentuk masa rumah modern di dekorasi dengan ornamen garis vertikal, horizontal, dan diagonal yang sederhana pada dinding eksterior yang luas. Interior rumah modern ditata dengan ornamen yang sederhana, langit-langit bertingkat dan void di ruang-ruang publik yang memberikan kesan luas.

 

  1. Arsitektur Gotik

Arsitektur Gotik merupakan kelanjutan dari jenis arsitektur romantic. Arsitektur ini menonjolkan kolom-kolomnya yang besar sehingga memebrikan kesan megah dan agung , jenis ini juga sangat memeprhatikan detail-detail arsitektur yang ada. Ciri khusus lainnya adalah pemberian patung-patung yang sangat banyak dan beragam, biasanya yang digunakan sebagai vocal point atau point of interest adalah bagian pintu masuknya, arsitektur ini juga menggunakan banyak kaca-kaca mozaik berbentuk bunga, ciri atapnya sangat tinggi melengkung agak lancip. Contoh bangunan jenis ini adalah Gereja-Gereja Gotik yang muncul pada abad 12 – abad 16-an.

 

Surya Arsitek menyediakan jasa desain  eksterior yang sudah tidak diragukan lagi hasilnya. Info lebih lanjut silahkan hubungi kami.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *